Tuesday, 9 February 2010

Curhat

Dalam tulisan ini aku ingin berbagi cerita seputar sakit tumor CA paru yg telah menyerangku, kepada teman dan temin seluruh Alumni SMP N I Wonogiri tahun 1981 terutama yg sudah bergabung di Kasturi atau minimal sering buka Blog kita ini.
Agar dengan cerita ini aku bisa mengurangi kegalauan di hatiku yg selama ini menggelayut bersama ruetnya pikiranku karena "Azab/hukuman" yg dijatuhkan Tuhan kepadaku berupa penyakit tumor. Aku katakan Azab/hukuman dari Tuhan karena aku orang yang banyak dosa, aku bukan orang suci dan aku berharap ini merupakan proses pencucian semua dosa2ku di dunia ini, sehingga kelak saatnya Allah SWT memanggilku aku telah suci dari noda dan dosa dapat keadaan yg khusnul khotimah, Amin. ( Tapi aku berharap diberikan umur yang penuh Barokah, amin ).
Begini ceritanya, penyakit ini pertama kali aku rasakan sejak kira2 tahun 2005 ketika aku masih dinas di Dipenda Kab. Wonogiri, aku sering merasakan nyeri di dada sebelah kiri, dalam bahasa jawa istilahe " mak cekrak " terasanya nyeri, sakit dan aktivitas apa saja saat itu hrs dihentikan sebab kalau gerak dikit saja sakit sekali, untuk bernapas saja terasa nyeri. Kemudian batuk kering selama berbulan-bulan disertai leher cengeng, mulai tahun2 itu aku sering jatuh sakit dan sering opname, keluar masuk rumah sakit sampai aku pindah tugas di Sekretariat DPRD Kab. Wonogiri tahun 2007. Satu setengah thn dinas di Setwan pada bulan Agustus aku masuk rumah sakit Dr. Muwardi Jebres Solo karena di leher sebelah kiri ada benjolan sebesar kelereng yg kecil jmlahnya 4 berjajar dengan posisi ke atas, menurut pemeriksaan dokter aku harus menjalani operasi untuk memastikan apakah benjolan itu jinak atau ganas.
Pada saat itu aku hanya berpikir mudah2an operasi ini merupakan pengobatan yg cespleng, pengobatan akhir yg menyembuhkan semua penyakitku. Eh. ternyata Tuhan berkata lain, setelah operasi pada tgl 28 Agustus 2008 oleh Dr. Joko Dlidir benjolan diambil kemudian di periksa Lab di UNS ternyata hasilnya positip tumor ganas. Bagai disambar petir disiang bolong demi mendengar pembacaan hasil PA itu berarti operasi adalah awal pengobatan.
Selanjutnya aku menjalani Khemoterapy di Ruang One Day Care Bangsal Cendana Rumah Sakit dr. Muwardi Solo mulai bulan September 2008 setiap 3 minggu sekali sebanyak 6 kl sampai tgl 5 Pebruari 2009.
Pada periksa kontrol pertama pasca khemo awal Maret 2009 aku dinyatakan sembuh oleh dokter Joko Dlidir, khemo dinyatakan selesai satu paket. Betapa bahagianya hati ini, istri dan anak2ku juga saudara2ku semua senang dengan berita bagus ini. Aku bersyukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kesembuhan. Aku kemudian beraktivitas seperti sebelum sakit, seolah aku tidak merasa sakit. Aku kembali bergabung bersama teman2 ikut tenis tiap rabu malam di gedung tenis GOR Giri Mandala, di Kantor ada Senam ikut, jalan2 ikut, kerja bakti ikut. Puncaknya ketika di kampungku ada kerja bakti buat gedung tempat menyimpan inventaris RT, aku juga ikut terjun mulai jam 07.00 wib pagi itu sudah angkut2 pasir secara estafet bersama warga yg lain sampi jam 12 siang selama 2 hari.
Kemudian apa yang terjadi 3 hari berikutnya benjolan bekas operasi di leher sebelah kiri muncul lagi malah lebih besar sebesar telur ayam ada dua, aku jadi ketakutan bukan main. Pagi harinya aku periksakan ke Jebres kata dokter Joko saya harus menjalani khemo lagi, aku tidak mau aku memilih minum obat, tapi harganya mahal dan tidak masuk Askes. Aku minum satu periode pengobatan tapi tidak ada perkembangan yang baik, aku beralih ke obat alternatif, obat shinse beli dekat Pasar Gedhe tidak juga nampak penyembuhan, aku beralih ke tukang pijat sampai delapan kali dipijat malah jadi tidak karuan, benjolan semakin besar, karena aku bingung semua aku coba mulai dari obat, jamu, air rebusan daun benalu, jus buah sampai dukun bahkan. Tapi ketika akhir Juli 2009 pita suaraku terdesak oleh benjolan itu hingga suaraku hilang volume kecil sekali ( Kresek-kresek saja ) kalau bicara. Aku takut akhirnya atas rujukan Dr. Sriyanto RSUD Kab. Wonogiri aku berobat ke RSUP dr. Kariadi Semarang dibawah pengawasan Dr. H. Darwit SPBok.
Hasil pemeriksaan dr. Darwito ternyata induk penyakitku ada di Paru ( ca paru ), aku harus menjalani Chitos atau Khemoterapy satu paket 18 kali, setiap minggu sekali aku khemo, opname 3 hari tiap kali khemo, kadang juga kalau tambah darah atau vitamin, lemak opnamenya jadi 5 hari. Sampai terakhir khemo tgl 23 Januari 2010. Pada hasil pemeriksaan kontrol pasca khemo kemarin hari Sabtu tgl 6 Pebruari 2010 dokter Darwita mengharuskan saya menjalani khemo paket ke II sebanyak 12 kali tiap 3 minggu sekali mulai besok tgl 15 Pebruari 2010.
Begitulah kira2 kisah perjalanan ihktiarku berobat mencari kesembuhan, semoga Allah SWT meridhoi upayaku dan menyembuhkan penyakitku ini.
Aku mohon doa yang tulus dari Teman2 semua agar aku segera diberikan kesembuhan, sembuh yang tidak kambuh lagi karena sebaik-baik penyembuh adalah Allah SWT Yang Maha Penyembuh, Amin.

Trims, salam buat semuanya.

Monday, 8 February 2010

Doa buat Mas Cip

AYO kita rame-rame berdoa buat Mas Setyo Ciptono yang Senin 15 Februari nanti akan mulai menjalani 12 kali kemoterapi untuk menyembuhkan kanker parunya di RS Dr Kariadi Semarang.
Sabtu lalu beliau kontrol ke rumah sakit, tetapi sayang saya dan teman-teman di Semarang gagal menemui karena tlisipan. Mas Kisut tuh yang gelo margelonya minta ampun.
Wis, ora opo-opo, sakiki sing penting ndedonga kagem Mas Cip: mugi diparingi saras dening Allah SWT, amin .... amin ..... amin !!!!!!

MACAM _ MACAM JENIS ES


Air jatuh = NetES

Air dingin = ES

Pepaya = KatES

Ikan bakar dimasak dibungkus godhong gedhang = PepES

Pesan sngkat = smES

Ngiler = NgecES

Ngguyu = nyengengES

Don't complaint = dilarang protES

Yg baca = StrES

Setuju??? = yEs

Saturday, 6 February 2010

LAGI-LAGI GAGAL


Rencana untuk menjamu dan bertemu dengan Mas Setyo Ciptono yang berobat ke RS Karyadi Semarang hari ini pk. 13.30 wib akhirnya gagal. Hal ini disebabkan karena mas Setyo Ciprono harus kembali ke Smg hari Senin 15 Pebruari 2010 untuk program kemoterapi dan harus mondok. Maka setelah selesai periksa, mas Ciptono langsung cabut ke Wonogiri. Maka gagalah rencana kami menjamu mas Ciptono. Moga Senin 15 pebruari 2010 kami bisa bertemu dan mas Ciptono segera diberi kesembuhan.
salam

Friday, 5 February 2010

Pertemuan yang indah di malam itu.



Tadi malam sekitar habis ba'da Isyak kurang lebih jam 20.00 wib, aku mendapat telpon dari Mas Siswadi Diarko, seorang sahabatku yg telah lama berpisah lebih dari 25 th sejak lulus SMP.
Beliau dari Baturetno dlm rangka melayat Eyang tercinta yg telah berpulang menghadap Sang Khalik.
Kata mas Sis, beliau mau mampir ke rumahku bersama Mas Eko Harianto, seorang sahabat juga Alumni SMP N 1 yg ketemu aku terakhir ketika acara Temu Kangen di Obyek Wisata Gajah Mungkur habis lebaran kemarin.
Hatiku berbunga-bunga, senang, bahagia dan aku tersanjung dua sahabatku yg baik hati berkenan mampir untuk menyambung tali silahturahmi yg telah lama seolah hilang (tapi tdk terputus lho !). Aku sambut kedua sahabatku dengan pelukan mesra, bergantian aku peluk Mas Sis, kemudian Mas Eko. Aku sampai meneteskan air mataku karena malam itu aku begitu terharu, bahagia, kusambut mereka berdua dng istriku disampingku. Kami ngobrol, saling bercerita tentang kenakalan kita waktu di SMP dulu, saya ceritakan ketika waktu itu kelas IC selama 2 jam pelajaran "Ketrampilan menganyam ..... (Mendong .!!.. dipotong oleh mas sis karena waktu itu aku agak lupa) iya betul betul mas. Tetapi teman dan temin sekelas Ic malah pada bermain bal-balan di Aula SMP/Bangsal, sehingga tdk mengerjakan tugas anyaman. Akupun juga tdk ketinggalan ikutan bal-balan ketika bola menggelinding didepanku langsung tak gajul/sepak, rupanya ketika aku nendang bola dari anyaman mendong berbentuk segi empat itu alm Pak. Narjo guru ketrampilan lewat disebelah utara bangsal menuju ke kelas Ic. Lantas kemudian beliau berdiri di depan pintu kelas Ic sambil malang kerik marah2 dan apa yg terjadi kemudian ketika semua murid kls Ic mau masuk kelas sama Pak narjo dijewer kupinge, aku juga termasuk dijewer, auduh rasanya telinga ini kayak mau putus. Kuapok rasakno, salahe gak ngerjain tugas, he... he...
Yach begitulah kita asyik ngobrol ngalor ngidul tak terasa waktu sudah cukup malam, Mas Sis dan Mas Eko lalu mohon diri, beliau sebenarnya masih ingin ngobrol namun karena melihat kondisi aku yg masih sakit, maka beliau berdua meminta aku untuk istirahat.
Terima kasih sahabatku, kehadiranmu telah menghibur hatiku, mengobati rasa kangenku yg telah lama kita tdk bertemu, memberi aku semangat untuk cepat2 sembuh dari sakit tumor paru yang telah menyerangku selama kurang lebih 2 th ini.
Semoga tali silaturahmi ini tetap terjalin diantara kita hingga akhir hayat kita, amin.
Semoga ALLAH SWT membalas semua kebaikan Mas Eko dan Mas Siswadi, memberi rizky yg halan dan thoyib, umur yg penuh barokah, sehat selalu, bahagia dan keluarga yang sakinah mawadah, warohmah, Amin...

HAPPY BIRTHDAY MBAK MINCUK



Hari ini kita ikut bergembira bersama Mbak Mincuk yang merayakan ulang tahunnya. Semoga hari ini menjadi hari yang penuh berkah,penuh kebahagiaan dan kegembiraan. Semoga Tuhan senantiasa melimpahkan rahmat kepada Mbak Mincuk dan keluarga.
Semoga dengan bertambahnya usia, bertambah pula peengabdian dan pelayanannya kepada sesama.
Atas nama keluarga besar KASTURI 81 kami sampaikan SELAMAT & PROFICIAT diiringi doa-doa kami.

salam

Thursday, 4 February 2010

Kisah Hidupku


Setelah saya tersesat di blog KASTURI 81 sekitar bulan Agustus 2009, saya kemudian melihat perjalan dan tulisan teman-temin dalam blog kita ini dari hari ke hari, bulan ke bulan . Saya tertarik dengan kisah teman-teman yang dengan jujur mengungkapkan kisahnya di blog ini sehingga dapat kembali mengingat kisah dan pergulatan dan pergaulan saat SMP. Saya sendiri agak menyesal karena waktu SMP gak begitu menonjol sehingga sampai sekarang banyak teman yang selalu menanyakan " sopo to kae ??? ". Saya bisa memaklumi karena memang saya waktu itu clingus, kuper dan mungkin ingah-ingih.
Maka saya tergelitik untuk menuliskan kisah saya, sekalian agar teman-temin tidak bingung dengan status saya. Ini sedikit cerita tentang hidup saya : Nama udah jelas tetapi nama keren saya " kisut " di face book nama saya " peter prasetyo ".
Semenjak lulus SMP th. 1981 saya melanjutkan ke sekolah luar biasa ( saya katakan sekolah luar biasa karena sekolah itu khusus untuk calon pastor di Mertoyudan Magelang yang memakan waktu selama 4 tahun ). Pada tahun terakhir (1994 ) saya memutuskan untuk membatalkan niat saya menjadi pastor. Maka tahun 1984 saya pindah ke solo dan melanjutkan ke SMA Yoseph hingga lulus tahun 1985. Setelah lulus ternyata keinginan saya untuk menjadi pastor tidak surut bhakan semakin kuat, maka setelah lulus SMA saya melanjutkan ke Jogjakarta selama 1 tahun, lalu ke Salatiga selama 1 tahun dan kembali ke Jogyakarta selama 6 tahun diselingi TOP ( semacam KKN ) di daerah SAMPIT Kalimantan Tengah tahun 1990-1991.Awal tahun 1994 bertugas di Purwodadi dan pertengahan tahun 1994 saya selesai studi dan resmi menjadi pastor ( pastor dalam Gereja katolik tidak boleh menikah ). Tugas pertama 1994-1995 di Kota Semarang, lalu 2 tahun sampai 1997 di Jogjakarta kemudian mulai 1997 -2007 bertugas di Salatiga. Tahun 2007 - 2010 dipindah tugaskan ke Semarang sampai saat ini ( sudah ada isu akan dipindah ) . Saya bersyukur sebab selama ini boleh mengalami banyak pengalaman termasuk menjelajah Eropa ( Perancis,German, Vatikan ( Roma ), belanda dll. serta Timur Tengah ( Israel, Yerusalem, Mesir, Palestina dll ) untuk melihat kota-kota suci sebagai pendukung dalam karya.
Kiranya dengan sharing pengalaman ini, teman-teman semakin mengerti siapa saya dan tidak perlu lagi bertanya berapa anaknya, bagaimana istrinya ? karena saya memang memilih hidup sebagai seorang pastor yang tidak beristri.
Ditunggu kisah teman-temin kasturi 81 lainnya
salam

Wednesday, 3 February 2010

Iduk

Selamat jalan, engkau mendahului.

Tuesday, 2 February 2010

Eyang Mas Siswadi Diarko Dipanggil Tuhan


Kehidupan itu sungguh misteri, Tadi sekitar pk. 18,45 saya mendapat sms dari Mas Siswadi yang mengabarkan bahwa eyang putri yang tinggal di Baturetno tadi sore pk. 17.30 telah dipanggil Tuhan. mas Siswadi malam ini dalam perjalanan ke Wonogiri langsung ke Baturetno. Mohon dukungan doa untuk kebahagiaan eyang tercinta dan keluarga yang ditinggalkan. Kehidupan itu memang misteri maka mari kita isi dengan hal-hal yang berkenan kepadaNya
Mas Siswadi doa kami Keluarga besar KASTURI 81 selalu menyertai keluarga.
salam

Monday, 1 February 2010

SELAMAT JALAN SAHABAT


Jam menunjukkan pukul 07.15 aku terima sms dari sebuah nomer yang tidak termemory, mengabarkan bahwa mbak Titik Syamsiah (Iduk) telah meninggal dunia tadi malam dan dimakamkan hari ini berangkat dari rumah duka blk psr Wonokarto jam 13.00 WIB. Penasaran dengan siapa yang sms, aku hunting dia (dudu hunting2an lho…) eh ternyata mbak Tanti Nandang yang maniiii…izzz, adik kelas kita waktu di SMP 1 Wngri, setelah aku tanya tentang kejelasannya ternyata yang dimaksud adalah mbak Titik Solehah Innaa lillaahi wa innaa ilaihii rooji’uun…. Setelah itu seperti biasanya smskupun terkirim ke 107 nomer tujuan yang ada di file, selang sebentar sms balasan dan telepon dari rekan2pun masuk n mas Joni minta tolong dicarikan karangan bunga untuk mb Titik..

Namun dikarenakan kesibukan akupun tadi datang sudah jam 12.00 WIB lebih, jenazah sudah datang dari Solo dan segera di sholatkan, tampak hadir di rumah duka : mb Yani, mb Mincuk, mb Samiyem, mb Wiwik Sarwirahayu, mb Hayu, mb Evie, mb Endang (Nunuk), mb Endang (tobong), mb Wahyu Widowati, mb Maryana, mb Imah lan mbak2 yg lain mungkin aku ga tauw he….3, kalau yg cowok terlihat mas Bambang Siswanto, mas Suryo, mas Bagus, mas Setyo Ciptono dll yang mungkin aku ga liat maaf yah…

Mbak Diyah Adi datang memet sekali jadi tinggal liat mobil jenazah yang sudah meninggalkan rumah duka, sesaat kemudian mas Yusuf call n dia langsung meluncur ke pemakaman Wonokarto dekat RSPD dimana almarhumah disemayamkan.

Jam 15.30 WIB mas Yusuf call lagi ngajak makan bareng di ayam grg Paryanti bersama mb Tanti Nandang, mb  Banu, mb Suci dll, namun dikarenakan aku lg menulis ini aku pamit ga bisa gabung dengan mereka. Selamat jalan sahabat semoga engkau khusnul khotimah...