Monday, 24 November 2008

Guru ... ya mengajar

Sebagai guru, tidak dapat dipungkiri kita harus belajar dan belajar setiap saat. Demikian pula kita mesti mengajar dan mengajar di setiap kesempatan. Kenapa ? Karena belajar dan mengajar itu pekerjaan yang amat mulia, menjadikan hidup manusia lebih bermakna.

Apa yang harus diajarkan ? Tentu yang pertama adalah bagaimana orang itu mau belajar.
Kemudian berikutnya bagaimana mereka belajar dengan enjoy. Baru kemudian mereka mempelajari satu dua hal dengan tekun.

Anak-anak saya misalnya, kesemuanya (4 manusia) saat memasuki SD yang ndak bisa baca tulis. Waktu sekolah TK, mereka ya sekedar bermain, dan sering bolos. Di kelas 1 SD itulah mereka mengenali arti membaca dan menulis. Biasanya selepas kelas 2 anak-anak saya sudah belajar secara mandiri. Semua ini tentu karena guru-gurunya yang luar biasa.

---


3 comments:

mujtahid said...

Prinsipku ya pada Sih, bocah tak bikin enjoy, gak pernah tak paksa-paksa. Tapi kok ga bisa kaya anakmu yo lepas kelas 2 sudah mandiri belajar. Anakku maunya baca yang dia sukai saja : ensiklopedi, pengetahuan umum, sepakbola, dll. Kalau suruh buka buku pelajaran ga mau katanya udah bisa. Tapi kalau udah bisa kan yo harusnya ranking 1, buktinya engga ... dibawah itu. Judeg aku! Padahal tak test IQ dapat 126 kan yo lumayan.

Mincuk said...

Tes IQ seumur dia bukan tidak lumayan lagi mas, tapi hebat. memang pada prinsipnya anak laki-laki malas belajarnya, jadi dia rangking tidak nomor wahid hal biasa, ora sinau wis iso.beda dengan putri pinternya ditambahi dengan ketekunan belajar. anakku yang sulung pun tidak mau belajar dengan les tambahan, dia hanya minta ke toko buku untuk milih yg dia sukai( dari pada les uangnya bisa utk beli buku, kata dia waktu itu ), kalau anak sdh senang baca dulu gampang deh untuk meraih prestasi, dia pasti punya angan-2 kapan dia harus juara dan mencari prestasi.( itu kata bu guru mincuk.... lo !) tapi jg harus dioyak-oyak kapan itu belajar yg tepat.

mujtahid said...

Matur nuwun bu guru atas komentarnya ... la mbok ditulis di posting biar bisa dibaca semua orang. Njenengan kan sudah terbukti bisa ndidik anak ... la kalau kita2 kan sedang coba2 berbagai cara ... takut salah. Bener ngendikane njenengan, anak lanang karo wedok beda ya. Soale anakku wedok walaupun baru TK malah sinau dewe buku2ne mas-e jaman kelas 1, soal2nya dikerjain sendiri malah minta dikasih PR barang.
Ayo bu guru ... kiat2 yang lain dikeluarkan untuk kita dong!