Monday, 17 November 2008

Hati-hati dengan Teh Celup

Buat yang pernah berkunjung ke pabrik kertas/pulp, mungkin tahu bahwa
chlorine ini adalah senyawa kimia yang sangat jahat dengan lingkungan dan
manusia, khususnya dapat menyerang syaraf dsb! Dari kejauhan pabrik mudah
dilihat jika ada asap berwarna kuning yang mengepul dari pabrik, itu bukan
asap biasa tapi chlorine gas.

Makanya industri ini mendapat serangan hebat dari LSM lingkungan karena
hal di atas disamping juga masalah kehutanan. Kertas terbuat dari bubur
pulp yang berwarna coklat tua kehitaman. Agar serat berwarna putih,
diperlukan sejenis bahan pengelantang (sejenis rinso/baycline) senyawa
chlorine yang kekuatan sangat keras sekali!

Kertas sama dengan kain, karena memiliki serat. Kalau anda mo uji bener
apa tidaknya, silahkan coba nanti malam bawa tissue ke Studio East
(diskotek) atau ke studio foto, lihatlah tissue akan mengeluarkan cahaya
saat kena sinar ultraviolet dari lampu disco! Berarti masih mengandung
chlorine tinggi.

Kalau di negara maju, produk ini harus melakukan proses Neutralization dgn
biaya cukup mahal agar terbebas dari chlorine dan dapet label kesehatan.

Tissue atau kertas makanan dari negera maju yang dapet label Depkesnya
tidak bakalan mengeluarkan cahaya tsb saat kena UV. Kertas rokok
samimawon, bahkan ada calsium carbonat agar daya bakarnya sama dengan
tembakau dan akan terurai jadi CO saat dibakar. Di Indonesia tidak ada
yang kontrol, jadi harap berhati-hati.

Pls protect your families!

Minumlah Teh, Bukan Klorin...

Saran:
Kembali minum teh tubruk ala kampung lagi..! Pake saputangan 'merah jambu'
lagi biar mesra! Merokok dengan daun atau cangklong lagi! atau for advance
tinggalkan Rokok sama sekali Back to 60's style....he. ..he...he Minumlah
Teh, Bukan Klorin...

Anda gemar minum teh? Dan, sebagai manusia modern Anda tentu suka segala
sesuatu yang praktis, kan ? Nah, Anda tentu sering minum teh menggunakan
teh celup. Selain karena suka rasa teh, mungkin Anda minum teh karena
yakin akan berbagai khasiat teh. Misalnya, teh merah untuk relaksasi, teh
hitam untuk pencernaan, atau teh hijau untuk melangsingkan tubuh. Namun,
apa Anda terbiasa mencelupkan kantong teh celup berlama-lama?

Mungkin, pikir Anda, semakin lama kantong teh dicelupkan dalam air panas,
makin banyak khasiat teh tertinggal dalam minuman teh... Padahal, yang
terjadi justru sama sekali berbeda! Kandungan zat klorin di kantong kertas
teh celup akan larut. Apalagi jika Anda mencelupkan kantong teh lebih dari
3 - 5 menit.

Klorin atau chlorine, zat kimia yang lazim digunakan dalam industri
kertas.. Fungsinya, disinfektan kertas, hingga kertas bebas dari bakteri
pembusuk dan tahan lama. Selain itu, kertas dengan klorin memang tampak
lebih bersih. Karena disinfektan, klorin dalam jumlah besar tentu
berbahaya. Tak jauh beda dari racun serangga. Banyak penelitian mencurigai
kaitan antara asupan klorin dalam tubuh manusia dengan kemandulan pada
pria, bayi lahir cacat, mental terbelakang, dan kanker.

Nah, mulai sekarang, jangan biarkan teh celup Anda tercelup lebih dari 5
menit.
Atau, kembali ke cara yang sedikit repot, gunakan daun teh.

5 comments:

Nasih said...

teh apa yang lebih enak dan menyegarkan hayoo ...

mujtahid said...

Mulane Sih dirungokke, ojo seneng celap-celup ... clap clup sembarangan.
Waduh mas Anto, sampean medeni wae ... terutama Beno kan tiap malam membelai-belai kertas koran?

Nasih said...

yen aku tradisine pada beno: kumkum

Beno said...

Teh sing paling enak yo Teh Dessy utowo Teh Ninih .... wuahahahahahahahahaha.

Beno said...

Terima kasih, Mas Anto. Tak tunggu informasi-informasi selanjutnya yang sangat bermangfangat bagi kami.