Wednesday, 5 November 2008

Kangen

----
Doy


Sejenak ku terdiam dan membisu
Membuatku lelah dan tanpa arah
Coba mengertilah coba pahamilah

Arti cinta sesungguhnya
Dan letakkan hatimu disini
Ku berjanji kau tak ‘kan kusakiti
Sejuk sepi sedang dan tanyakan bintang
Hanya kaulah yang ku sayang
Ku latih kau terbang diatas awan
Agar kau tegar dan tak terkalahkan

Jadilah jagoan seperti yang ku inginkan
Agar dapat ku banggakan
Namun sikapmu kini telah berubah
Membuatku resah dan serba salah
Kau berdiam diri membuat nadiku berhenti
Katakanlah hei kekasih

Reff:
Coba kau pikirkan, coba kau renungkan
Apa yang kau inginkan(butuhkan) telah aku lakukan(berikan)
Coba kau pikirkan, coba kau renungkan
Tanya bintang-bintang hanya kaulah yang ku sayang
Coba kau katakan apa yang kau inginkan

Apa yang kau butuhkan telah aku berikan
Coba kau katakan apa yang kau inginkan

by: Kangen Band

----
YOLANDA


Kemarin kau datang menemui aku

Saat aku ragu, saat aku layu
Canda tawamu tenangkan aku, yolanda

Aku bawa cinta sebesar dunia
Agar engkau tahu besarnya cintaku
Apa kau tak rasa, kau tak meraba, yolanda

Aku menunggumu di tempat biasa
Kuharap kau datang menemui aku
Jangan terlambat ku harap tepat, yolanda

Lelah hati ini mencari dirimu
Lelah kaki ini untukku melangkah
Untuk temui dirimu kasih, yolanda

:
Kamu dimana, dengan siapa
Semalam berbuat apa
Kamu dimana, dengan siapa
Disini aku menunggumu dan bertanya 2x

by: Kangen Band

----
untuk Beno dan siapa saja yang suka kangen

9 comments:

Beno said...

Tengkyu, tengkyu ... mangan tengkleng karo wong ayu.
Rasane dadi enom maneh. Melu dadi melow banget. Tapi ora salah toh ?

mujtahid said...

Njijiki Sih seleramu kok njomplang banget dari ebiet pindah ke kangen band. Saya kira cuma konsumsi untuk anak 5 tahunan kaya anakku

Nasih said...

Waktu kecil, usia SD lah, saya paling ndak suka melihat nenek makan thiwul dengan lalap dan sambel terasi atau pake tahu tempe bacem dan nyeplus lombok ijo ...

Lha sekarang,kabeh mau enak anget
tur ngangeni ... [meski ya harus menahan dhiri, soale wetenge ya wis ora kuwat yen terlalu pedhes-pedhes]

Beno said...

Betul. Kita perlu menghargai selera orang lain. Begitu banyak selera yang seringkali tidak elok di mata orang lain.

mujtahid said...

Sory Ben ternyata kalian berdua satu selera ... padahal kalau kedua anakku (9 dan 5 th) nyetel Kangen Band aku yo ikut menikmati ... he he ... Aku mung takut diisin2 Bambang he he dia kan seleranya sudah musik internasinal : jazz (sumpah ... sampai sekarang aku belum menemukan letak keindahannya dimana)... kalau klasik, blues ya bolehlah

Nasih said...

Hid, sak benere yen seleraku iku gampang ... apa wae seneng tur gelem. Sing penting ana wujude, isa dirasak-ke.

Tak kira (mungkin luwih penak ya) ora perlu iki apik, iku ala ... mungkin (yen aku ngene wae) iki seneng, iku ya seneng ...

saya akeh corak, warna lan rasa saya memperkaya ...

dadi singkat-e: geleman.

mujtahid said...

Cucok Sih ... aku cuma menertawakan diriku sendiri atas seleraku yang "memalukan" itu ... ternyata ada temannya to ... he he ... Soale jaman biyen aku digeguyu bojoku karena seneng Sheila on7 karena lugas dan ga perlu mikir, sementara dia ngefans berat sama KLA (aku sih yo seneng). Bener Sih, Ben ... sing penting nyamleng di kuping

Nasih said...

jare Beno, sing sapa isa lan gelem ngguyu marang awak-ke dhewe, wong mau kalebu golongan cerdas ...

kirim mbrene wae Hid, gambare sing lagi mentertawakan diri sendiri itu
ben tambah nyozz ...

Beno said...

Ndak apa-apa, Mas Tahid.
Semangkin tuwak saya kok mangkin berusaha menghargai apa yang sebelumnya kulihat dengan sebelah mata, bahkan kuhina dan kulecehkan.
Ternyata, dari sesuatu yang kelihatan jelek ada pula nilai-nilai yang baik, meski nggak banyak.
Saya suka Kla Project, So7, Bimbo, Koes Plus, Panbers, Rolling Stones, Led Zeppelin, Genesis, Bee Gees, Santana, D'Massiv, ....... sampai Kangen Band.
Pokoke -- seperti kata Nasih -- opo waelah sing enak. Pilah-pilih malah kurang ombo kuping lan pikire.