Wednesday, 12 November 2008

Lagi-lagi soal Menulis

Menulis itu membuat hidup kita menjadi lebih hidup. Lebih hidup daripada gambar hidup. Itu ungkapan salah seorang rekan kerja saya.
Maksudnya, dengan menulis kita ''dipaksa'' membaca, mencari referensi, mengamati, merenung, menggali pengalaman, ..... pendek kata banyak aktivitas.
Otak kita ''dipaksa'' berolahraga, sehingga kepikunan bisa dihambat dan ditunda selama mungkin.
Kata Nasih, hidup kita akan berbunga-bunga. Bu Ngatini, Ngadiyem, Ngabdul, Ngalor Ngidul, Ngangeni, dsb.
Jadi, saya sarankan bagi yang masih malas menulis agar segera memulai aktivitas mengasyikkan itu. Tulislah apa saja yang Anda suka !!

4 comments:

Nasih said...

Kalau menulis dirasa berat, mulailah dengan menuliskan ... "copy and paste" atau mengutip.

Tidak perlu malu, bagi pemulai. Begitu pendapat yang aku sukai.

Eko Hary Sukyanto said...

hua haa...3, sing koyo ngono kuwi (copy & paste) ojo diomongke, mengko ndak podo ora kreatif. Jd teman2 biar nulis buah pikirannya sendiri, trus ben aku wae sing dadi duplikator ha...3

Eko Hary Sukyanto said...

Allow Mas Beno, ternyata msh ingat aku juga yah tak kiro nek lali ha.....3. Wah dulu wkt awal2 nama njenengan tercantum di kolom redaksi (????) Suara Merdeka aku jd suka bangga, wah koncoku wis dadi wong top, jenenge melu mejeng diwoco uwong sak jateng he...

Beno said...

Ah, Mas Anto bisa saja. Sampai sekarang tetap jadi kuli, Mas. Pengin punya koran sendiri, nggak ada yang berani memodali.
Ngomong-ngomong tulisan panjenengan memberi pencerahan lho. Ditunggu tulisan-tulisan selanjutnya. Nggak peduli kopi paste, atau apalah.
Putranya berapa, Mas ?
Salam untuk keluarga.