Thursday, 13 November 2008

Mengenang Guru-guru Kita di SMP

Antara setengah ingat dan setengah lupa, izinkan saya mengenang guru-guru di SMP 1 kita dulu. Saya tidak tahu, apakah yang sekarang saya sebut-sebut masih sugeng atau sudah kondur ke alam sana.
Ada yang meninggalkan kesan hormat, segan, takut, geli, dan maaf, menjengkelkan. Namun yang hendak kukenang adalah hal-hal yang baik. Di luar itu, biarlah menjadi catatan yang tersimpan rapi di dalam hati.
Pertama, tentu ingat Bu Haryati guru Biologi yang di kelas 1 menjadikanku ''anak emas''-nya. Kasih sayang beliau menjadikanku getol belajar sehingga hapal di luar kepala isi buku pegangan waktu itu, terutama nama-nama latin flora dan fauna. Hingga kini yang masih saya ingat adalah serangga gareng pung yang nama latinnya Dundupia manifera.
Lalu, sosok yang menghadirkan rasa segan dan hormat adalah Bu Gunarti (Bahasa Indonesia), Pak Maridi (PMP), Pak Yamto (IPS), Pak Pardi (Bahasa Inggris). Segenap hormat saya bagi beliau-beliau.
Tak lupa Pak Narjo yang mengajar keterampilan dan menjadi wali kelas 1 A. Masih ingat benar, betapa enjoy mencari daun pandan sampai Somohulun (saat itu tahun 1978-1979 belum tenggelam jadi Waduk Gajahmungkur) ketika mendapat tugas membuat tikar.
Almarhum Pak Pandoyo (Fisika) yang terus terang gaya mengajarnya membuat saya takut dan stres, meski diam-diam saya mengagumi dan menghormati beliau. Semoga Allah memberi tempat yang layak bagi guru yang satu itu. Cara mengajarnya yang agak lain secara tidak langsung mendorong saya selalu berusaha belajar lebih keras.
Pak Diarko, guru kesenian, yang kadang-kadang membuat jengkel karena gaya mengajarnya yang kurang komunikatif, seenak sendiri, dan agak egois. Nyuwun sewu atas keterusterangan saya ini. Apapun, semua itu tak mengurangi rasa hormat dan penghargaan saya kepada beliau.
Masih banyak lagi yang lain, tetapi kikisan perjalanan waktu membuat saya terlupa nama-nama beliau yang telah andil membentuk saya menjadi manusia utuh.
Rekan-rekan di Wonogiri, mudah-mudahan Anda sekalian mau berbaik hati mengabarkan guru-guru kita yang masih sugeng dan yang sudah tilar donya. Suatu saat saya ingin meluangkan waktu sowan ke rumah atau ziarah ke makam mereka.
Saya tunggu.

7 comments:

Nasih said...

Saya ingat pak Sabali, guru olah raga, yang ke sekolah membawa roti, untuk dimakan secara berkala ... kalau mah-nya kambuh.
Kalau aku sih sakit mamah kambuh yang langsung ke rumah saja.

Nasih said...

rekan yang masih menyimpan foto beliau ketika itu mengajar, atau dapat mengusahakan mendapat kan foto mereka tentu akan membantu penyegaran ingatan kita ...

Pak Sudarminto ... guru pramuka ?
Pak Kukuh ... matematika ?

mujtahid said...

Jaman biyen rung ana kamera digital Sih.
Pak Darminto bukan guru pramuka tapi guru pmp kelas 1 d-e ga tau kalau kelas yang lain. Kalau yang suka ngajar pramuka pak Simin sama pak Dudik ... he he ... pede saja, salah kali ya!

Ties. Setyaningsih said...

Pak Suryo guru Fisika
Pak khumaidi guru sejarah...yang menerangkan jaman angkatan saya sering dengan kalimat.. fosil-fosil itu....
Bu Hana yang cantik guru matematika,bu diyah guru matematika..

Nasih said...

Terimakasih Ibu Ties,
atas kunjungan dan komentarnya
Kalau boleh tahu lulus tahun berapa ya ?
Sekalian minta tolong ramaikan blog alumni berdasarkan tahun lulus. OK
misalnya lulus tahun 1990 ... lihat di 90-smp1wng.blogspot.com
untuk seluruh angkatan kunjungi smp1wng.blogspot.com
Semoga jaringan alumni SMP 1 Wonongiri makin gayeng
dan menemukan bentuknya.

Selamat ngeblog dan berkarya !

mamakusayang said...

Saya masih ingat dengan guru yang namanya Pak Sarjono (Aljabar), waktu itu saya tidak diizinkan pulang, padahal saya sakit dan sudah mendapat izin dari wali kelas. Dan semoga saat ini tidak ada lagi guru yang otoriter seperti waktu saya dulu.

Nasih said...

Buat "mamakusayang" thanks komennya. ayo komen lagi di posting yang terbaru
http://81-smp1wng.blogspot.com/2009/12/melanjutkan-pencarian.html
sekalian kenalan gitu ...