Wednesday, 19 November 2008

Sebuah Catatan Panjang


Ingin kugantungkan
bintang-bintang dan rembulan
di pohon rambutan
belakang rumahmu
agar rindu selalu hadir
di bibir jendela itu
bersama dingin embun
dan angin kemarau perbukitan

ingin kukirim
sejuta lagu paling syahdu
agar menghiasi mimpi-mimpi malammu
beserta doa dan puisi paling tulus
yang pernah kupunyai
meski jarak dan waktu
tak mau tahu
masihkah,
masihkah ...................

(Mas Bambang Supriyadi, puisi ini kubikin sekitar 1987. Jadi, agak cengeng sedikit meski lumayan manis. Coba bandingkan dengan yang baru. Terima kasih.)