Saturday, 13 December 2008

Kirim Surat kepada Pak Harto

Pada awal kelas 1 saya pernah berkirim surat kepada Pak Harto (presiden waktu itu, almarhum). Saya terinspirasi oleh seorang siswi SMP di Jatim yang bisa bertatap muka langsung dengan presiden gara-gara mengirim surat.
Isi surat saya sebagaimana biasa ada basa-basi mengenai keadaan beliau dan keluarganya, serta mendoakan agar dikaruniai kesehatan. Lalu, memaparkan asal-usul serta hobi menulis saya. Namun surat itu tak pernah dibalas.
Saya tidak tahu pasti, apakah surat itu sampai di tangan beliau atau tidak. Tapi yang jelas saya alamatkan ke Istana Presiden. Mungkin tertahan di Setneg dan tidak pernah dibaca oleh beliau. Bisa pula dianggap kurang penting sehingga tak dibalas.
Padahal saya sangat berharap mendapat balasan dengan asumsi sama-sama punya asal-usul dari Wonogiri. Sayang, harapan itu tak terkabul.
Tahun 1987 ketika kuliah kerja lapangan ke Bandung, Bogor, dan Jakarta saya mampir ke Tapos milik keluarga Pak Harto. Lumayan, minimal pernah ketemu sapi-sapinya Pak Harto hahahahahahahahahaha .........

5 comments:

Nasih said...

jejak langkah yang perlu ditiru oleh anak-anak agar kelak ia menjadi penulis hebat ...

atau begini, kalau kita ingin mendapatkan kelak penulis hebat, cari anak-anak dengan kebiasaan seperti yang telah dikerjakan Beno di usia SMP

Beno said...

Wah, yo ora njamin. Tergantung usaha sing berkesinambungan.

Mincuk said...

Jejak langkahnya memang kalau tidak bakat dari sono..nya kok ya sulit banget ya ? aku mau menuangkan kata-2 atau curhat aja minta ampun sulitnya jika dengan tata cara yang bagus, bisanya campur aduk koyo tahu campur..... beri les prifat cara nulis yang baik pak guru.!

Beno said...

Mbak, model drilling menulis dari saya sederhana saja. Begini, tuliskan apa saja yang paling Mbak senangi dan paling dikenal.
Misalnya tingkah laku anak yang khas atau bagaimana memasak sate ayam yang enak.
Jangan pikirkan tulisan itu nanti bagus atau jelek, diketawain orang atau dipuji. Pokoknya, tulis saja seenteng-entengnya.
Itu kontinu dilakukan tiap hari. Dijamin, bak belajar naik sepeda, dalam satu dua minggu bakal lancar.

Mincuk said...

mau aku coba dulu untuk nulis sesuatu di sekolah ... sekalian untuk latihan buat PTK.trimakasih bangeet yaaaa.