Friday, 5 December 2008

Laskar Pelangi ala Wonogiri


KETIKA awal-awal kelas 3 aku punya kelompok beranggota Nasih, YB Budi Wibowo, Suroso, dan Aris Widodo. Ya bisa disebut Laskar Pelangi ala Wonogirilah.
Aktivitasnya semula latihan silat di pinggang perbukitan sebelah barat kampungku, Donoharjo. Bosan silat (karena nggak sakti-sakti hehehehe ...) lalu ganti menelusuri dan mendaki bukit-bukit yang lebih jauh.
Kami pernah mendaki bukit Gajah Mungkur yang saya paling tinggi, kemudian menelusuri sawah-tegalan dan dusun-dusun hingga Sendang. Malah pernah hingga wilayah Wuryantoro dan Pracimantoro. Suatu saat ketika mencoba rute baru sebuah bukit kami tersesat dan untungnya malah nyasar ke rumah Aris Widodo. Eh tidak merasa capek dilanjutkan ke Gunung Gandul.
Rasanya, aku pengin mengulang menelusuri dan mendaki bukit-bukit di sebelah barat yang tampak menantang itu. Nasih sudah jelas ada di mana; Aris Widodo juga telah jelas di Badan Pengawas Kabupaten Wonogiri meski belum sempat menghubungi; YB Budi Wibowo katanya mengajar di daerah timur Wonogiri; sedangkan Suroso belum terlacak hingga kini.

14 comments:

Mincuk said...

Keberadaan YB Wibowo aku sdh ketemu, namun teman yg aku hubungi belum bisa memberi no yg bisa di Call, sebentar lagi ada pertemuan guru Mat aku bisa tanya ke teman yg lain , kalau suroso sebenarnya hanya sebelah desa aku.

Beno said...

Walah, Mbak, taksih wungon to. Menawi kula telepon pripun nggih, soale sami ngangguripun.

Nasih said...

Tuh kan, BTS memang tukang membuat genk ...

Beno said...

Geng dalam arti positif, ya nggak apa-apa. Sing penting yen ditantang ora tinggal glanggang colong playu hehehehehe .....

Mincuk said...

Kalau kagak salah, gank nya kecil-kecil..., sing kuat mlaku lan mlayu. aku mau nyusul jalan saja tidak mungkin bisa nututi jadinya mana mungkin bisa ketemu.... hehe... isone mung mlaku-mlaku, la... kalau sdh berhenti baru bisa ketemu, Iya kan... ya iya donk.

Beno said...

Jangan sedih, sekarang sudah ketemu kan ?
Soal lomba jalan kaki, pasti saya yang bakal menang. Sudah biasa.

Mincuk said...

Tadi pagi di kampus kita angkatan 81 aku ketemu dengan teman jalan-2 kamu terutama YB Budi Wibowo, aduuu..h ternyata rambutnya mau habis juga, pakai kaca mata masih mungil juga hanya agak tinggi dikit, eh ketemu langsung tanpa sadar seperti dua sahabat yang sudah lama tidak saling ketemu. aku sudah bilang rencana kita, dan sudah kuminta untuk membuka BLOG 81. tentang Sriwanto aku juga sudah bilang rcn kita, kalau dia juga imut-2 kecil tapi sekarang tinggi and tambah matang.

Mincuk said...

Tadi pagi di kampus kita angkatan 81 aku ketemu dengan teman jalan-2 kamu terutama YB Budi Wibowo, aduuu..h ternyata rambutnya mau habis juga, pakai kaca mata masih mungil juga hanya agak tinggi dikit, eh ketemu langsung tanpa sadar seperti dua sahabat yang sudah lama tidak saling ketemu. aku sudah bilang rencana kita, dan sudah kuminta untuk membuka BLOG 81. tentang Sriwanto aku juga sudah bilang rcn kita, kalau dia juga imut-2 kecil tapi sekarang tinggi and tambah matang.

mujtahid said...

Di kampus kita itu maksudnya dimana mbak?
Salam kangenku yo untuk YB ... dulu selalu pulang bareng. Dan Sriwanto juga ... temanku di 1d. Mereka masih putih2 yo ... aku selalu iri kalau punya teman yang putih2, soale aku gosong

Mincuk said...

Maksudku ya kampus anak-2 blog 81, aku dan yb kebetulan waktu itu menjadi pengawas anak-2 lomba matematika. Aku satu ruang dengan bu.Murtiwiningsih ( Murti ), banyak cerita dengan dia, termasuk ngrasani guru Mat yang jadi rahasia kita itu. Anak-2 sekarang lain dengan dulu katanya. Sriwanto masih putih bersih maklum dari daerah praci, kalau YB rambut juga hampir habis, senyumnya tidak berubah.

mujtahid said...

Jadi inget bu Murti ... apa dia yo masih seperti dulu? Maaf sebelumnya, dulu kok kayaknya dia ga pantes jadi guru ya, tingkah polahnya kayaknya ga bisa jadi panutan ... moga2 saja waktu bisa merubahnya.
Tenan lo kalau ketemu YB ingetin aku, dulu dia kost di belakang rumahku (ngarep SMP Kristen, kulon lapangan basket SMA 1)jadi sering pulang sekolah engklek bareng.
Kok bisa ketemu Sriwanto critane piye?

Mincuk said...

Ya ada perubahan dikit, aku dulu waktu tugas di Desa sering ketemu la wong daerahnya aku lewati, mungkin sudah 3 tahun ini tidak ketemu, pas tanggal 5 Des aku ke tempat saudara yang punya kerja di Giritontro asal desa mas nasih, nach kebetulan Sriwanto itu kalau kagak salah perangkat di Kecamatan itu dan menjadi among tamu. yaaah akhirnya kuberi tahu rencana kita untuk lebaran tahun depan... sekalian minta no HP nya, dan sekarang sudah aku kirimkan ke ADMIN Blog 81. Jangan ngiri dengan kulit yang putih... walaupun hitam yang penting oke...!

mujtahid said...

Tul mbak Min, sing ireng malah wantek yo, khasiate malah jos

Mincuk said...

Pesan sampeyan nanti aku sampaikan, karena tgl 22 - 24 Des aku ada pertemuan sesama guru Matematika dan dia aku undang.( KKN dikit,biar sambil reuni)