Wednesday, 17 December 2008

Nge-BUS

Dulu kalau pulang sekolah, saya suka iri sama teman2 yang asalnya dari Wonogiri bagian barat-selatan seperti dari Praci (Sriwanto), Eromoko (Supriyanto Widodo), Wuryantoro (Suhartoto), Manyaran (lali jenenge), dll ... mereka kelihatan asyik dan enjoy sekali menunggu bus di prapatan sekolah. Wah, enak banget ya mereka, tiap hari bisa bus2an sementara kita hanya bisa engklek yang mboseni. Dasar wong ndeso ra tau lungan, pingin banget numpak bus. Tapi ya namanya wong urip, senenge wang sinawang, kalau kita pingin seperti mereka, barangkali mereka yo pinginya seperti kita ... langsung pulang ga perlu nunggu bus.
Tapi akhirnya niat untuk naik bus kesampaian juga. Dengan alasan mencari pandan pas ada tugas bikin tikar, kita (sayangnya aku lupa dengan siapa saja ya waktu itu) beramai-ramai naik bus ke Wuryantoro dilanjutkan ke Eromoko. Perjalanan yang sangat menyenangkan untuk orang2 yang ra tau lungan ... betul2 tak terlupakan. Memoriku masih mengingat serba sedikit rumahnya Suhartoto dan Supriyanto Widodo (madhep ngidul). Tapi ya itu tadi berhubung niatnya sudah nggak lurus, bukannya pandan didapat, tapi malah blayangan ke mana2, yang masih kuingat jelas adalah main ke waduk Song Putri sampai lupa waktu. Jadi hasilnya ... yo tetep tikar pandan elik, kucel jamuren yang nilai 6 aja udah dikatrol besar2an.

5 comments:

Beno said...

Kisah panjenengan menyulut niat saya yang telah lama sekali padam, yakni keliling ke seluruh Wonogiri naik bus atau angkutan umum lainnya. Pokoknya, berpetualang menikmati romantika naik angkutan umum.

Mincuk said...

walaah,kalau hanya keliling wonogiri naik bis atau angkutan umum sih kagak ada asyiknya, bagaimana kalau kellling waduk GM, dimulai dari wonogiri kota ke arah selatan, wuryantoro, eromoko, giritontro, baturetno, ngadirojo... naik sepeda motor aja biar bisa mampir dimana teman-2 kita dulu tinggal. Oh ya... siapa tuh yang jadi mantri hewan di Praci? aku kok asing gitu...

Beno said...

Itu Supadi, Mbak. Dulu 1 A dan populer dengan panggilan Supadi Kribo, karena rambutnya memang kribo.
Sekarang, kata adik iparku yang jadi mantri perikanan, Supadi sudah ''berjaya'' tidak ada lawan. Maksudnya, sapi-sapi dan kambing pada takluk semua heheheheheh .....
O ya, untuk keliling Waduk Gajahmungkret saya malah usul pakai sepeda atau becak sekalian. Ditanggung ...... theyol !!

Mincuk said...

Oh ya, Supadi SMA nya di mana ? kalau hanya lingkungan Praci dia berdomisili sedikit banyak aku tahu, atau kira-2 di daerah mana ? kalau Sriwanto dulu aku sering ketemu, dan baru 2 minggu kemarin aku ketemu dia. Oh ya... aku ketemu YB, dan sudah aku sampaikan..., pernah Calling belum ? besok aku tanggal 22-24 bertemu.

Beno said...

SMA-nya, kalau tidak salah, di Birmingham ...... hahahahahahaha (bibir mingkem diganjel hamburger !)