Saturday, 10 January 2009

Pagi Ini

Jumat malam telah bergeser ke Sabtu dini hari, penanggalan memamerkan angka 10 bulan pertama tahun 2009. Aku masih berada di kantor bersama dua tiga orang rekan tersisa. Beberapa detik menghentikan mata, pikiran, dan jemari dari monitor, ide-ide liar, dan keyboard komputer. Empat televisi masih menyala, tak begitu kuperhatikan. Samar-samar terdengar ada siaran CNN, ESPN, MetroTV, dan Al Jazeera.
Kubayangkan: pada saat-saat begini teman-temanku sedang apa. Barangkali ada yang tidur nyenyak di samping istri atau suaminya. Ada pula yang sembari memeluk anak-anaknya. Ada yang sendirian. Ada yang masih berkeliaran di kehidupan malam. Ada yang kungkum mencari wangsit. Ada ......... masih banyak lagi.
Sabtu dini hari bergerak ke pagi, mata belum juga mau mengantuk. Ide-ide liar terus bermunculan, tetapi kubiarkan menumpuk di sudut.

Semarang, 10 Januari 2009


4 comments:

Nasih said...

eyang Beno sedang berlarian di nol waktu .... hu hu hu hu
oleh karena itu ia menjadi berada dimana-mana

mujtahid said...

Sabtu ini aku dibekukan suhu 4 C di Guangzhou, sudah 2 hari sejak Kamis malam menunggu penerbangan ke Yichang yang dicancel terus akibat cuaca buruk (badai dan salju), mau via darat highway ditutup karena salju. Dijanjikan terbang nanti malam jika cuaca memungkinkan, tetapi suhu -3 C sudah menanti disana. Nelangsa banget, bagaimanapun hidup di Indonesia lebih2 di Nogiri dengan panas yang membakar jauh lebih menyenangkan

Nasih said...

aja nganti nggolek panda ... lumayan nggo tamba dingin (ketimbang beku lho)

Beno said...

Balik-balik nanti Mas Tahid akan ber-woaini etc etc .....