Friday, 16 January 2009

Teman Kita Gondongan

WAH, akhir pekan lalu teman kita Wong Jokja istirahat di rumah sakit selama beberapa hari. Penyebabnya mungkin termasuk sepele: gondongan ! Penyakit yang di kalangan medis disebut parotitis itu biasa menyerang anak-anak, tetapi bukan tidak mungkin orang dewasa juga kena.
Gondongan disebabkan oleh serangan paramiksovirus dan menyebar atau menular melalui air ludah. Masa inkubasi atau saat virus masuk sampai muncul gejala sekitar 18 hari. Namun pada orang yang daya tahan tubuhnya cukup baik sering gejala-gejalanya tidak muncul.
Gejalanya adalah demam, lemas, serta bengkak pada leher bagian atas atau pipi bagian bawah. Selain kelenjar paroti, virusnya juga bisa menyerang pankreas. Bahkan dalam beberapa kasus menyerang buah zakar.
Pengobatannya tidak spesifik, karena hanya bersifat menghilangkan gejalanya. Diharapkan gondongan bisa sembuh sendiri setelah tiga empat hari. Jadi, penderita sangat disarankan istirahat dan mengonsumsi makanan bergizi.
Saya agak heran, bagaimana teman kita yang satu itu bisa terserang gondongan. Jangan-jangan dia baru saja bermain air liur dengan orang lain !

14 comments:

A N T O said...

Mas Beno... Disamping bermain air liur dengan orang lain jangan jangan juga diperparah karena kurang gizi. Apa kita perlu koordinir teman2 yang lain untuk patungan biar ga ada yang kekurangan gizi lagi yah ????

Beno said...

Benul, Mas. Pangan bergizi kan tidak identik dengan mahal atau mewah. Yang merasa kurus bisa diajak keliling cari thengkleng atau sate kambing di Solo.

Beno said...

Tapi saya yakin Wong Jokja teman kita itu tidak kekurangan gizi, karena istrinya kalau tidak salah ahli gizi.

A N T O said...

He...3 iya betul makanan bergizi memang tidak harus mahal, tapi sate kambing / thengkleng ingkang eco meniko wonten Ngadirojo Mas... Monggo mbenjang menopo kulo dherekaken.
Mas Beno temen kita SMP (Widodo Banjir) rumahnya dulu di barat SMP 1 itu juga ada di Semarang, apa sudah pernah ketemu ???

Mincuk said...

Ketika kecil aku juga sering kena sakit itu, obat jawa dan tidak masuk akal bisa membuat tidak pernah kambuh lagi...., cerita tentang obatnya malu kalau dikatakan disini. Oh yaaa... teman kita Patrem saat ini juga sedang sakit dan masuk rumah sakit di Solo ( ada sejenis penyakit yang ada di dalam usus) , moga-2 cepat teratasi dan cepat sembuh.

A N T O said...

Walah... kok temen2 kita sakitnya hampir berbarengan yah....
Mudah2an pada cepat sembuh....

Beno said...

Ya ya ya, sakit adalah anugerah. Semoga sebagai penanda bahwa penderitanya akan naik derajat setelah sembuh. Minimal derajat kesabarannya.
Mas Anto, Mas Widodo Banjir pernah ketemu tetapi sekarang belum kontak lagi. Beliau bekerja di Kopertis.
Soal thengkleng/sate kambing Ngadirojo, bolehlah nanti kita rame-rame ke sana. Cuma saya bisa diancam istri nih, terutama soal sate kambingnya hahahahahahaha ...........

mujtahid said...

Gondongan untuk anak laki-laki agak bahaya lo, katanya bisa menurunkan kesuburan. Betul mas Anto?
Soalnya saya dulu kesulitan punya anak, berobat kemana-mana ngentekke duit akhirnya berhasil punya anak karena ditangani ahli yang betul2 jos (Dr. Nukman Moeloek, adiknya Dr. Farid Moeloek yang pernah jadi Menkes). La salah satu pertanyaannya adalah waktu kecil apakah saya pernah gondongan. Kutanya ibuku beliau yo bingung, dari ke-9 anaknya, perasaan jaman dulu ya semua pernah gondongan. We la piye to, itu contoh database yang kurang ok oleh ibu2 jaman dulu

Nasih said...

menjelang libur semesteran anak II kena gondong, menjelang masuk sekolah kembali anak I dan III kena gondong. ayahnya juga kebagian ... Anak IV masih lolos.

Saya lupa, nampaknya waktu kecil saya belum dapet, makanya sekarang kena.

ini juga pengalaman mondok di RS pertama kali seumur-umur kalau sakit ya cukup dirumah, digosok dan sembuh.

yg kemarin masuk UGD Sarjito lantas pindah ke Panti Rapih, kejang-kejang tak mampu menggerakan seluruh tubuh kecuali mulut, itu dua kali terjadi

Susilo said...

Wis waras sih, aja nganti lara soale sampeyan sangat diharapkan untuk tetap tegar mengawal blog ini. arepa tuwa ning tetep waras ras ras...

Mincuk said...

Sudah sembuh benar mas nasih? moga-2 tudak terulang lagi nginap di RS. Selamat berkarya kembali dan tetap menjaga Blog kita. minggu ini ada 3 teman kita smp berhasil kutemui. Salah satunya Mumpuni Budi Utami yg dari Wuryantoro.

Nasih said...

bagus juga kalau dibuat reportase menemukan kembali teman lama ... tentu akan menggugagh yang lain untuk segera bergabung. bagus lagi kalau disertai foto ...

Beno said...

Syukurlah, ada yang telaten ngumpulke balung thengkleng ehhhh .... balung pisah. Seperti saran Wong Jokja itu, tuliskan dong prosesnya, dan jangan lupa plotronya !

Mincuk said...

Wah.. semuanya itu serba kebetulan dan tidak dapat ngambil plotronya, yang aku mau ambil foto nanti tanggal 21 ketemu sama YB, kalau tidak lupa looo...! maklum sudah tua, sering lupa. kecuali satu.....