Wednesday, 30 September 2009

Kalau Waktu Bisa Diputar Kembali

ADA dua rasa kecewa yang masih mengganjal di hati saya sampai sekarang, tanpa mengurangi hormat pada teman-temin di Wonogiri yang mampu menyelenggarakan temu kangen kemarin secara sempurna (sampai saya shocked lho !).
Pertama, kegagalan menjalankan misi penjemputan terhadap para guru yang kita undang karena beberapa hambatan yang sulit dihindari. Kita sudah berusaha keras, tetapi kenyataan berbicara lain.
Kedua, saat sesi foto bersama kita kok tidak melibatkan para guru yang kita undang. Betapa indah kalau kita punya gambar kenang-kenangan bersama mereka.
Kalau saja waktu bisa diputar kembali ................

4 comments:

kisut65 said...

Tak ada gading yang tak retak mas Beno, saya salud dengan penjenengan yang sudah semaximal mungkin melaksanakan tugas. Situasi yang kurang memungkinkan membuat renacan tidak berjalan dengan mulus. Tidak usah terlalu kecewa.
Untuk foto bersama ternyata tidak semuanya mau sehingga ada foto dengan guru tetapi hanya sebagian.

salam

SUNAR PRIYONO said...

Secara jurnalistik dan etika itu memang yang terbaik mas Beno,masih ada waktu ke depan,,,barangkali sesi foto bersama bisa jadi agenda wajib dalam tata tertib acara..kalau bisa di tengah acara supaya masih komplit artis-artisnya.ha,,ha sok tahu ya,,cuma lihat dari terawang jarak jauh.Jangan lupa yang bunga-bungadi depan,,,kumbang-kumbang di belakang.Tapi sukses buat temen-temen,guru-guru kita pasti terharu dan bangga.Mas Kisut ternyata makin kekar,,tak kiro makin kisut!!!

Beno said...

Jangan salah paham ya teman-temin, ini lebih pada menyalahkan diri saya sendiri yang kurang sempurna. Panitia pelaksana tetap jempol !

kisut65 said...

Yang jelas saya rasakan semua rencana bisa berjalan dengan sangat baik dan diluar dugaan. PF untuk Panitia dan kita semua.
Mas Beni memang benar, beliau tidak menyalahakn siapa-siapa tetapi lebih menyesali diri ( he..he..he... ) tapi gak perlu lama-lama. Tinggal bagaimana kita melamhkah ke depan ????
salam