Thursday, 24 September 2009

Komersial ?

SEORANG lulusan tahun 1982 SMP Negeri 1 Wonogiri melalui SMS mengeluh: bekas sekolah kita itu komersial banget, untuk menyewa aula harus mengganti dengan dua unit LCD .... Wah, kalau dihitung-hitung, paling murah ya Rp 10 jutaan !
Adik angkatan itu kemudian bertanya, apakah juga karena alasan itu kita memakai tempat lain. Saya bilang, tidak, sejak awal lulusan 1981 sudah merencanakan memakai gedung di kompleks wisata Gajahmungkur.
Lalu, ia menyatakan teman-temannya pikir-pikir untuk menyumbang bekas sekolahnya. Lebih baik diberikan kepada beberapa teman yang masih ''kesingsal''.
Nah, apakah benar demikian ? Kalau benar, mungkin perlu dipertimbangkan.

5 comments:

Nasih said...

Ini masukan yang perlu dipertimbangkan berkaitan dengan kiprah "81-Foundation" kelak,
dalam kluster sosial kita patut membantu "benih unggul dari kalangan tidak mampu, agar mereka tumbuh menjadi kader yang tangguh".
Sungguh sedih kalau ada benih unggul tumbuh di tempat yang tidak subur, layu dan mati sebelum berkembang ...

Beno said...

Yen tak pikir-pikir, bikin RSBI itu kayaknya juga sebagai siasat agar bisa ''komersial''.
Nanti,kita tes deh. Bisa diharapkan atau kita jalan sendiri saja !

kisut65 said...

Saya berfikir, gagasan kita soal "81 -fundation " tetap bisa saja jalan. hanya bentuk sepak terjangnya/ keperuntukkannya bisa dikaji lebih lanjut. Bisa untuk membantu teman-teman angkatan yang membutuhkan, bisa membantu anak-anak yg berbakat tetapi kesulitan dana di SMP 1 atau yang lain. Prinsipnya kita ingin bersolider dengan mereka yang membutuhkan.
salam

Mincuk said...

Cocok dengan ide panjenengan semua, kalau aku sebenarnya sudah tahu dalamnya memang begitu sejak lama,dalam pembelajaran pun aku banyak yang tidak aku sukai.... tidak seperti angkatan 80.... an ! lain-lain sekali. lebih baik ke anak teman kita yang kurang beruntung dari pada di kasihkan ke yang sudah banyak dananya.

mujtahid said...

Ake dengar2 (dan baca diblog mereka) waktu angkatan 86 reuni di SMP 1 mereka nyumbang LCD .. kan ada alumninya yang jadi Kajur Akuntansi UI .. tapi waktu itu kupikir hanya sekedar spontanitas dan sukarela aja!
Tapi kalau terjadi seperti yang diungkapkan adik kelas kita 82 itu .. yo patut dipikirkan lagi.
Aku sependapat dengan mbak Mincuk .. dia lebih banyak tau apa yang terjadi daripada kita2 yang hanya melihat dari jauh