Saturday, 10 October 2009

Teman Kita Calon ''Menteri''

SAYA mendapat informasi dari lingkaran dalam Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai susunan kabinet yang akan diumumkan 21 Oktober mendatang.
Namun ada kemungkinan nama-nama tersebut berubah meskipun tidak terlalu signifikan, karena koreksi dan finalisasi terus dilakukan berdasarkan masukan.
Berikut nama-nama menteri dan pejabat tinggi setingkat menteri tersebut:

Menteri Luar Negeri: Dino Pati Djalal.
Menteri Sekretaris Negara: Andi Alfian Mallarangeng.
Menteri Sosial: Tifatul Sembiring.
Menteri Agama: Muhaimin Iskandar.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Hatta Radjasa.
Menteri Perindustrian: Fadel Muhammad.
Menteri Perdagangan dan Koperasi: Mari Elka Pangestu.
Menteri Pertahanan: Djoko Suyanto.
Menteri Dalam Negeri: Mardiyanto.
Menteri Pendidikan Nasional: Syahrul YL.
Menteri Hukum dan HAM: Denny Indrayana.
Menteri Kesehatan: Tjandra Yoga Adhitama.
Menteri Kehutanan: Surahmanto Hutomo.
Menteri Pertanian: Mustafa Abubakar.
Menteri Kependudukan dan Lingkungan Hidup: Suryadharma Ali.
Menteri Riset dan Teknologi: Djoko Santoso.
Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas: Anggito Abimanyu.
Menteri Penertiban Aparatur Negara: Ahmad Mubarok.
Menteri Informasi dan Komunikasi: Denny Jazuli A.
Menteri Pekerjaan Umum: Hermanto Dardak.
Manteri Kelautan dan Perikanan: Marzuki Alie.
Menteri Negara Perumahan Rakyat: Abdul Hafiz Anshari.
Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Barnabas Suebu.
Menteri Perhubungan: Sofjan Djalil.
Menteri Tenaga Kerja: Muladi.
Menteri Pariwisata dan Kebudayaan: Jero Wacik.
Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat: Hidayat Nurwahid.
Menteri Koordinator Ekonomi, Keuangan, dan Industri: Purnomo Yusgiantoro.
Menteri Koordinator Politik dan Keamanan: Widodo AS.
Menteri Negara Peranan Wanita: Andi Nurpati.
Menteri Negara Pemuda dan Olahraga: Angelina Sondakh.
Menteri Negara BUMN: Muhayat.
Jaksa Agung: Marsilam Simanjuntak.
Kepala Polri: Bambang Hendarso Danuri.
Panglima ABRI: Djoko Santoso.
Menteri Sekretaris Kabinet: Anas Purbaningrum.

Di samping itu, berdasarkan masukan terakhir ada teman kita yang dikabarkan masuk menjadi anggota kabinet. Mereka adalah:

Menteri Urusan Provokasi: Nasih Widya Yuwono.
Menteri Urusan Reuni: Eko Hary Sukyanto.
Menteri Urusan Roket: Mujtahid Zubaidi.
Menteri Urusan Protokoler: Bambang Supriyadi.
Menteri Urusan Sibuk: Patrem Joko Priyono.
Menteri Urusan Dalam: Susilo Joko Raharjo.
Menteri Urusan Anggaran: Adriyani Ratnawati.
Menteri Urusan Nasihat: Mustikawati Endah Setyandari.
Menteri Urusan Gizi: Hayu Winarsi.
Menteri Urusan Para Menteri: Mbak Mincuk.

Demikianlah informasi yang saya terima, mudah-mudahan bermanfaat sebagai tambahan pengetahuan dan bahan untuk ketawa.


11 comments:

kisut65 said...

Masih ada mentri lain yaitu
menteri penerangan : Mas Beno
Mentri tetap muda : mas Suryo

siapa menyusul ???

salam

Nasih said...

yen beno cocoke mentri kawin suntik !

Beno said...

Yen aku mantri-mantrian, iso nyuntik sopo wae sing gelem disuntik .... hehehehehe

mujtahid said...

Bener pilih dadi mantri mbangane mentri ben iso ... sun .. sun .. tik!
Tik-e sapa? ... bebas!

mustikawati_endah said...

Friends, kabinet tambahane kok gak ada wedok-ane? Waaahhhh, ra proporsional no dan bias gender. Aku usul nambah anggota kabinet. Mbak Yani kan yo wis patut dadi menetri (mbuh julukane menteri apa pokoke dadi menteri). Mosok kalah karo Rachel Maryam lan Vena Melinda sing isa dadi anggota DPR?

mujtahid said...

Bener yu .. aku dukung njenengan dadi menteri opo wae sing penting dudu mentri peranan wanita.
Aku ki jan2-e ra pati setuju ono Mentri Peranan Wanita .. bagiku itu salah satu bentuk "diskriminasi" gender .. opo bedane lanang karo wedok? .. seolah-olah wong wedok diurusi negara padahal ora ana hasil sing signifikan.
Aku duwe anak wedok .. dari kecil sudah saya didik dia kalau tidak ada bedanya dengan mas-e .. sekarang malah jauh lebih berani .. mental maupun fisik dibanding mas-e

Beno said...

Heheheheh .... sori, Mbakyu, kelupaan. Memang, di kepala kok isinya jantan melulu. Sori, sori .....

Djoni nur ashari said...

Kalau mas beno dapat info dari lingkaran dalam, yang belum kita dapat tinggal dari dari lingkaran setan, he...he.

Harjono "Kingkong" said...

Hid, kowe ora setuju karo "Menteri Peranan Wanita" ya ???? Ning yen ana Menteri Urusan Per "anak" an Wanita, tambah ora setuju...he.he..he...

Susilo said...

kalo urusan dalam2an aku seneng2 wae, nunggu kontrak kerjalah...

A N T O said...

Aku ndaftar wae dadi stff pribadi menteri "PERAWAN".....