Monday, 21 December 2009

Tombo Gelo .....





MUNGKIN tak sedikit teman dan temin yang penasaran serta bertanya-tanya, seperti apa prejengan almarhumah istri saya. Maklum, hingga saat terakhirnya saya belum punya kesempatan ''memamerkan'' sekaligus memperkenalkan.
Bahkan, ada beberapa yang menuduh saya sengaja ''ngumpetke'' hahahahahahaha ...... Padahal sungguh tak ada niat atau kesengajaan ''ndhelikke''. Soalnya, ''dipamerke'' dan ''didhelikke'' sama-sama ora kelong kan ?!!
Sebagai tombo penasaran teman-temin sekaligus tombo gelo saya karena tidak kesampaian mengenalkan ibunya anak-anak, saya unggah beberapa plotro yang mudah-mudahan cukup baik dan bisa mewakili.
Semoga, dan saya yakin, almarhumah istri saya tidak marah plotronya saya tampilken di sini .......

19 comments:

A N T O said...

Wow... baru tahu juga aku mengenai almarhumah istri Mas Beno, pantesan susah untuk melupakannya he...3.

Beno said...

Hahahaha .... tahu aja, Mas Anto .......

A N T O said...

Walah yo mesti ngerti to jenenge wae garwo = sigaraning nyowo ki ora ono tunggale, bedo karo garpu = sigaraning p.... (ora wani neruske..)akeh tunggale, gampang golekane lan akeh modele ha...3

mujtahid said...

Ada miripnya lo sama jenengan .. jenenge ugo jodo.
Yen ndelok-i wajah putra2mu .. emang banyak yo yg "dititipke" almarhumah .. bibir, mata, dll

kisut65 said...

Mas Beno telah memenuhi janjinya untuk mem upload photo istri tercinta. Mungkin saya yang paling beruntung bisa melihatnya 2 kali. Sebenaranya bisa ditebak kalau teman-temin bertemu ke-2 putra mas Beno yang mirip ibunya .,.. ( krn bapaknya agak jelek ), pasti gak jauh berbeda dgn kedu aputranya. he..he..he,... gak boleh marah lho mas Beno...
Saya yakin almarhumah sudah bahagia di surga.
salam

kisut65 said...
This comment has been removed by the author.
Beno said...

Berarti, aku sukses to memperbaiki keturunan hahahahahaha ......... Mung urun prejengan pas-pasan, hasile lumayan to !
O iya, sak elingku sing iso ketemu almarhumah mung ono priayi telu. Mas Kisut, Mbak Diyah Adhie sedino sak durunge dipundhut, lan Mas Susilo rikolo statuse isih calon nyonyah.

kisut65 said...

Wah berarti saya juaranya donk ??? dapat hadiah apa ya mas ????
Semua sudah diatur dari "sono" nya; cuma kalau saya perhatikan di kecil "Enthung" mirip mas Beno waktu kecil .. dan yang besar ( Ipung ) mirip almarhumah. Proficiat mas sudah berhasil memperbaiki keturunan hua....hua.hua...
salam

Beno said...

Hadiahnya, malaikat, Mas. O ya, meski tak bisa berkomunikasi, panjenengan memang yang paling banyak bertemu, dua kali.

kisut65 said...

Bagi saya ikut menemani mas Beno saat itu merupakan suatu panggilan. Saya salut dan bangga dengan mas beno yang waktu SMP imut-imut ternyata sekarang amit-amit he..he..he..... maksud saya luar biasa. Saya puas bisa hadir saat-sat seperti itu.
Sayang ... saya belum pernah komunikasi langsung dengan almarhumah, tapi saya yakin beliau tahu saya hadir
salam

Beno said...

Ketika kesadarannya belum drop, saya beberapa kali menceritakan mengenai panjenengan yang menjenguk dan menemani saya menunggui dia di RS Telogorejo dan RS Dr Kariadi. Dia tahu kok, Mas. Termasuk cerita mengenai teman-teman SMP yang lain ......

kisut65 said...

terima kasih mas Beno, moga ini membuka kesadaran kita untuk berbagi dan berperhatian bagi teman-temin kita yang memang memerlukan sapaan kita.
salam

Susilo said...

Mengenang kekasih tercinta yang telah ikut mewarnai proses pendewasaan diri memang suatu keniscayaan hidup. Bagaimanapun, hidup harus terus berjalan, jadi mari kita pandang ke depan hadapi berbagai tantangannya dengan penuh rasa syukur kepada Yang Kuasa atas besarnya Cinta yang telah diberikan-Nya kepada kita sampai saat ini dan yakinilah itu,untuk selamanya...Amin.

Djoni nur ashari said...

mengenang sir-siran hidup........reuni maneh

kisut65 said...

wah semua jadi pengarang puisi yang handal. Mari kita ambil hikmat dari setiap peristiwa yang kita hadapi. Pasti Tuhan mempunyai rencana yang terindah untuk kita.
salam

Beno said...

Karena itulah, saya berpesan dengan amat sangat: cintai dan sayangi istri (suami) panjenengan semua sepenuh hati, mumpung masih diberi kesempatan bersama !!!!

kisut65 said...

Lha saya mencinati sipa mas Beno ????

Beno said...

Mas Kisut, panjenengan bisa mencintai siapa saja, terserah. Tapi, saya sarankan cintailah umat panjenengan !
Kalau pengin punya ''istri'' yang dicintai, sumonggo kerso hahahahahahahahaha ....

kisut65 said...

Ha..ha..ha.... benar kata mas Beno saya harus mencintai uam yang dipercayakan Tuhan kepada saya. Untuk usul yang ke - 2 saya menunggu mas Beno dulu deh ...... kapan gak tahu

salam