Tuesday, 17 August 2010

Sayang ...... Belajar Puasa Yuuuukkkkk ....

Tidak mudah memang mengajarkan kepada putra putri kita untuk berpuasa, namun orang tua harus sabar dan telaten.
Namun mengajari mereka berpuasa sebaiknya jangan dengan cara memaksa, perlu motivasi yang membuat mereka merasa membutuhkan masa masa indah berpuasa bersama keluarga.
Mungkin timbul pertanyaan, mengapa putra putri kita perlu diajarkan berpuasa sejak usia dini???
Karena semangkin dini mereka kita ajarkan, semangkin mudah buat mereka menjalani puasa, bahkan nantinya mereka tidak merasakan puasa sebagai penderitaan, melainkan amalan yang teramat banyak manfaatnya baik bagi kesehatan maupun kecerdasan spiritual.
Intinya kesadaran berpuasa sebaiknya ditanamkan sesuai dengan usia anak, bertahap dan dengan cara yang menyenangkan, tidak ada paksaan, hukuman, ancaman ataupun menakut nakuti.
Dengan demikian disaat putra putri kita memasuki usia akil baliq sudah terbiasa menjalani ritual ibadah, termasuk puasa.
Caranya ....?? Trik trik berikut barangkali bisa membantu :


  • Tanamkan kesadaran ibadah puasa lewat cerita atau kisah-kisah keteladanan Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Lewat cerita, anak mudah menyerap pesan-pesan tentang pentingnya puasa.
  • Ciptakan kondisi lingkungan yang berbeda dari hari-hari sebelumnya secara konkret. Misal, anak diajak menghias rumah saat menyambut bulan suci Ramadan, sehingga terasa beda antara bulan puasa dengan bulan lainnya. Juga mendorong antusias dan semangat anak untuk mau berpuasa.
  • Tegaskan mengenai situasi di bulan puasa. Umpama, ketika di pagi hari tidak tersedia makanan di meja makan, orangtua bisa mengatakan, semua orang sedang berpuasa sehingga tidak ada yang sarapan seperti biasanya.
  • Kenalkan ritual-ritual puasa secara konkret sehingga anak mudah memahaminya, seperti waktu sahur, berbuka, dan salat Tarawih.
  • Libatkan anak dalam ritual-ritual tersebut. Waktunya sahur ajak si kecil bangun. Menjelang sore, libatkan ia dalam memilih menu berbuka untuk keluarga.
  • Ajak anak berpuasa semampunya. Kalau ia biasa sarapan pukul 7, ajaklah untuk berpuasa sampai pukul 9 atau mungkin sampai pukul 12 untuk anak yang lebih besar.

4 comments:

siswadi kasep said...

mas Anto, mas Beno, mas Tahid, mas Djoni dan mas Kenang puasa ngga....??
mbak Mincuk dan mbak ME dah bocor belum...??
jangan lupa nek berbuka puasa siapkan Melon yang tidak terlalu mateng....

mujtahid said...

Ingin hasil sampingan .. menurunkan berat badan .. tapi kok ra sudo2 yo!

A N T O said...

Pendhak dino umur sudo sedino, mati kuwi ora enom ora tuwo, ora kroso soyo suwe soyo tuwo, juru pati lirak lirik saben dino, podo elingo yen bakale podo lungo, mulo podo nindhakno perintahe agomo, ojo mung ngerat donya nanging yo diokehi ibadahe ben besuk mlebu swargo.

Yen wis nang swargo ojo lali hpne digowo ben iso es em esan karo konco-konco.

Ben hp-ne entuk digowo nang swargo videone Cut Tari karo Luna Maya kudu podo dibusak dhisik....

Setyo said...

Mas Anto ini bisa aja lho....
Yen bawa HP ke swargo jangan lupa bawa Charge nya lho...
Mengko yen Low Bat kan perlu di charge biar pading....

Oh... swargo betapa aku merindukanmu, aku mau di swargo, ku tak mau di neroko, hi,,, ngeri.
Ya ALLAH hamba ingin tinggal di SorgaMU ya ALLAH.