Friday, 17 September 2010

Bebungah

"orang-orang kecil-lah yang menjadikan se-seorang menjadi besar "

Tamu Danar mengalir dari segala strata dan elemen masyarakat. Mulai dari petani, buruh, kuli angkut, kernet dan sopir mobil angkutan umum, bakul pasar, pamong desa, tokoh pemuda, pesilat, tokoh masyarakat dan sebagian pejabat sipil, kepolisian dan militer. Juga dari kalangan rekan sesama pebisnis. Bank Jateng Cabang Wonogiri, juga mengirimkan karangan bunga tanda ucapan selamat.

Wiwik Budi Priyanto, yang menjadi petugas among tamu, mengatakan, banyak petani pedesaan yang datang membawa oleh-oleh panenan singkong, kacang, kedelai dan jagung rebus. Mereka minta, agar oleh-olehnya itu dapat disuguhkan kepada para tamu yang membanjiri rumah Danar pasca-pelaksanaan Pilkada, untuk pesta pemenangannya.

Masyarakat marginal lapis bawah ini, berharap Danar kelak mampu menjadi pamomong dan pengayom rakyat Wonogiri, termasuk warga yang hidup di pedesaan. ''Ini sungguh membuat hati saya jadi trenyuh dan terharu. Semoga ini dapat makin meneguhkan saya, untuk kelak mampu membawakan amanah dalam memimpin Wonogiri,'' ujar Danar.

---dikutip dari : http://suaramerdeka.com ---

11 comments:

A N T O said...

KASTURI 81 MO KASIH APA NEH....

Nasih said...

hayo sing podho duwe simpenan, ndank disiapke ..

siswadi kasep said...

Lha ngopo'o ...... ngekek'i wong sing wis sugih mblegedhu ....
ibarate arep nguyahi segoro.
justru aku malah arep ngrewangi nagih janjine marang masyarakat lan rakyat wonogiri.

Kenang said...

Dalam setiap hal kita selalu ditemukan pada minimal dua sisi persepsi. Dalam banyak (setiap) hal kita bisa mengatakan ALhamdulillah, Astagfirullah, ataupun Subhanallah it really depend on what we look.

Misale dapat rejeki nomplok:
Alhamdulillah dengan sudut padanng mendapat rejeki.
Subhanallah kok dapat rejeki sedmikian pemurahnya Allah.
Astagfirullah rejeki kok demikian gampang apakah ini merypakan cobaan.

Kemenangan bisa menjadi akhir bisa menjadi awal. Waktu yang tidak pernah berbalik yang akan menjadi saksi.

Nasih said...

pijarnya lampu listrik karena adanya perbedaan tegangan, adanya pengantar adanya arus listrik dan konversi energi listrik menjadi energi cahaya .
do'a seorang sahabat, dapat dikerjakan saat udara masih dapat kita hirup.
ayo saling mendo'akan untuk kebaikan

Setyo said...

Komentare kanca2 wes komplit dan berbobot pirang2 ton..
Aku ajak2 wae ayo sing sayuk rukun mbangun Tanah Air Kecil kita Wonogiri murih rahayuning bebrayan, undang2 peraturan dasar, koordinasi kang becik tumoto, sasaran panujuning sedya mrih yuwono, evaluasi kang kinaryo panaliti, semangat sumber daya mrih lajuning pembangunan, sukses2 Wonogiri Sukses.
Bupatine ijeh enom, gagah, Wakile iyo, piye.. pa ra josss.. Wonogiri.
Hidup Danar + Yuli !
Bravo Kasturi'81

Beno said...

Setunggal malih, calon sekwan-ipun inggih jempolan ..... ngawal eksekutif !

Kenang said...

8 tahun lalu saya masih ingat apa yang pernah saya dengar, ketika itu juga barusan Pilbub Wng. Syahdan setelahnya ada beberapa "anak wonogiri" yg diperantauan dan di wonogiri sendiri dengan berbagai pernik pengetahuan dan keahlian mencoba berbicara untuk sekedar dapat membantu sumbang saran pemikiran untuk kampung halaman. Namun resources yg luar biasa tersebut tidak termanfaatkan, gone with the wind.

Saya masih ingat apa yg disampaikan salah satu guru kita (sorry entah guru SMP atau SMA) yg mengatakan bahwa beliaunya tidak lebih pandai dari siswanya, hanya tahu lebih dahulu. Nah selanjutnya monggo.....

Nasih said...

sesuai masukan Kenang-SPS, yang paling mungkin bagi teman Kasturi ya menyusun buku, sokur dibaca dan dilaksanakan , minimal jadi bebungah kita untuk Wonogiri. Bagaimana : setiap orang menuliskan gagasannya tentang apa saja dan bagaimana saja caranya menulisnya bebas. Tidak perlu mengarang, boleh juga mengutip dari tulisan orang-orang lain. Bagaimana Mas Wartawan ? Bisa dikerjakan dari rumah maing2.

mujtahid said...

Jangan kecewakan mereka .. orang-orang kecil yg biasanya hanya jadi "pancadan" untuk melompat .. selanjutnya disingkirkan!
Apa yg bisa kita sumbangkan ..

Setyo said...

Maturnuwun Mas Beno mugi donga panjenengan dipun ijabah dening Gusti Ingkang Akariya Jagad, amin.
Salam kagem putra2, nuwun