Monday, 11 October 2010

BUKAN SEMBARANG NJEPLAK ......



Bandung ini boleh disebut kota kreativitas, inilah kota yang paling kental kreativitasnya dan tidak tertandingi oleh kota kota lain di Indonesia. Pernyataan ini dilontarkan oleh Menteri Pariwisata Jero Wacik ketika membuka Pasar Seni ITB 2010, Minggu 10-10-'10, dibuka pas jam 10 sisan. Tentu sang menteri tidak sembarang "Bapak Pucung" njeplak ngumbar pujian, karena Pasar Seni ITB 2010 bukan sembarang pasar. Karena apa yang terjadi di Pasar Seni 2010 benar benar peristiwa langka yang pantas mendapatkan apresiasi, lihat saja. Pasar Seni ITB menjadi semacam media bagi warga Kota Kembang untuk UNJUK KABISA dalam segala bidang dan kegiatan ini dihadiri oleh ratusan ribu pengunjung baik dari dalam maupun turis luar negeri juga, aku sendiri yo melu uyel uyelan ditengah ratusan ribu pengunjung yang memadati area kampus yang paling sohor di Indonesia tersebut. Pasar Seni ITB boleh jadi membuat ngiler kota kota lain ditanah air kita yang tercinta ini.
Dari sedikit ulasan saya diatas ...... ujug ujug mak bedunduk muncul keinginan atau boleh dibilang khayalan saya, mungkinkah kota kelahiran kita tercinta (Wonogiri) yang sebentar lagi akan komandani oleh salah satu
pendekar KASTURI '81 mencontoh atau meniru apa yang dilakukan Kota Kembang .....???
bukankah Wonogiri juga punya potensi ....???
obyek wisatanya, kulinernya, budayanya, sumber daya alamnya, opo meneh .....??? masih banyak lagi to .....???
apalagi SDM nya, toh sudah banyak wong pinter diwonogiri itu (asal ojo keminter opo minteri wae ....).
Pemerintah daerah bisa menganggarkan secara khusus dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk kegiatan semacam ini. Secara nasional Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata juga menganggarkan untuk kegiatan festival seni dan budaya. Untuk seluruh Indonesia, dianggarkan banyak, hingga ratusan miliar. Anggaran itu yang kemudian di bagi kemana-mana untuk kegiatan festival seperti ini.
misalnya sebut saja "FESTIVAL SENI dan BUDAYA KOTA GAPLEK atau KOTA GANDUL."
Mas Bupati ..... (Danar Rahmanto) kados pundi urun cangkem kawulo meniko, menopo saged dipun tampi ???
Saya pikir mas Bupati sebagai Kepala Daerah bisa mengumpulkan Kepala Dinas terkait untuk membahas masalah ini, terutama Disbudpar ben ora gur do thenguk thenguk karo antuk antuk thok, yen gaweane gur thenguk thenguk karo antuk antuk thok sikat kabeh wae mas ..... rasah wedi bikin gebrakan untuk kemajuan kota tercinta. Wonogiri harus lebih maju dari tahun tahun sebelumnya dibawah komandan Danar Rahmanto nantinya, dan harus bisa mewujudkan pemerintahan yang benar benar bersih dan berwibawa. Rasanya bila khayalan saya sebagai wong sing ngrumangsani kepingin WONOGIRI biso lebih maju, alangkah bangga dan bahagianya saya apabila urun cangkem ini bisa diapresiasi, tapi yen ora ono manpangate kanggo kota kelahiranku tercinta yo wis ora popo ........ anggap wae iki maw kabeh usulane wong edan dan tidak usah ditangapi.

Nuwun sewu apabila penyampaiannya sangat jauh dari kesopanan dan karo glenyengan (guyon), semoga teman teman pembaca dapat membukakan pintu mangap (maaf maksudnya) buat saya.

salam dari kota kembang .....

5 comments:

Bambang Haryanto said...

Ide yang menarik, Mas Sis. Saya setuju. Seusai reuni Mas Danar dengan adik-adik SMPN 1 Wonogiri (21/9/2010), para guru, alumnus dan Pak Bupati itu mengadakan pertemuan tersendiri di lantai 2. Kebetulan Basnendar, yang kartunis dan pengajar di ISI Surakarta iuran rembug bahwa di masa datang sebaiknya muncul program yang antara lain menghidupkan potensi-potensi kreatif yang ada di Wonogiri.

Lalu saat pulang, saya dan Bas mengobrol. Intinya : kalau menyandarkan pemerintah, yang sering mau bertindak "aman," inovasi itu sulit terjadi. Kini yang sebaiknya bergerak pertama adalah sektor diluar pemerintah,walau diawali dengan hal yang kecil-kecil dulu.

Bisakah kita mulai dari langkah ini ? Mari kita terus bicara.

siswadi kasep said...

matur nuwun mas Bambang atas apresiasinya.
saya kenal baik dengan adik Kartunis itu (Basnendar P. Sadoso) dan saya juga setuju serta mendukung inovasi inovasi kreatif untuk menggali dan menghidupkan potensi Wonogiri.
disana ada Major Haristanto, Basnendar, dan masih banyak lagi orang orang yang punya ide ide kreatif untuk memajukan Wonogiri.

Setyo said...

Mas Sis, saya tut wuri handayani, nderek mendukung untuk kebaikan Wonogiri kita tercinta. Siapa lagi yg akan memperbaiki Wonoiri kalau bukan kita2 ini.
Jangan khawatir tulisannya tidak dibaca, saya selalu membaca tulisan panjenengan, suwun.
Mugi rahayu ingkang sami pinanggeh hing Blok menika, amin.

Supriyanto-Jambe said...

Kanggo Kang Sis sing penting wis usaha, nek raiso dg tenaga yo dg urun rembug bae, urun pikiran. Kita dari jauh isane gur ngasih tahu, mau diterima syukur kalau tdk ya sing penting kita sdh menyampaikan.

Asnawi said...

Sederhana, ra usah ndakik-ndakik : Saben dino bupatine mininmal sekali sehari ngomong anti korupsi selama masa jabatannya, pasti semua berjalan lancar.