Monday, 27 December 2010

Dukacita

Innalillahi wa inna ilaihi roji'un
Telah meninggal dunia ayah, guru kita tercinta Bapak Diarko (ayah mas Siswadi) tadi pagi jam 8.00 di RS Muhammadiyah Bandung. Jenazah rencana dimakamkan di Wonogiri. Untuk informasi selanjutnya dapat menghubungi mas Anto di 08172831942 atau Mas Siswadi di 081322105413. Kami mengucapkan turut berduka cita semoga almarhum diampuni segala kesalahannya, diterima amal baiknya dan diberikan tempat yang layak disisiNya. Amiin.

4 comments:

Bambang Haryanto said...

Ikut berduka cita yang mendalam untuk keluarga besar Bapak Diarko, untuk Mas Siswadi dan keluarga, atas kepergian bapak guru kita menghadap Illahi.

Ketika duduk di SMPN 1 Wonogiri (1968-1970), seingat saya Pak Diarko mengajar Ilmu Bumi. Tetapi kenangan saya lainnya, beliau suka membawa-bawa penggaris berbentuk segitiga dari kayu. Ingatan saya lagi (boleh salah), beliau apa tinggal di Jagalan? Saat sebelum TK, sekitar tahun 1958-an :-( saya pernah tinggal beberapa bulan di depan rumah mBah Sari, jagal sapi. Rumah itu kini jadi hotel.

Bahasa tubuh Pak Diarko yang masih membekas di benak saya adalah kepala yang tegak, menunjukkan sikap alert, tetapi jauh dari cerminan sikap "mengancam" atau pun arogan. Sugeng tindak, Pak Diarko. Semoga sejahtera selalu disisiNya.

siswadi kasep said...
This comment has been removed by the author.
siswadi kasep said...

amien .....
terima kasih teman teman, maafkan saya dan juga maafkan segala kesalahan dan kekhilafan almarhum ayahanda agar langkah beliau lebih ringan untuk menghadap Illahi Rabbi dalam mempertanggungjawabkan segala amal perbuatan serta amal ibadah beliau semasa didunia.
sekali lagi terima kasih atas perhatian serta dorongan do'a nya ....

kami selaku para putra wayah (putu) serta istri beliau sangat sayang dan sangat menghormati beliau, akan tetapi ternyata Allah SWT lebih SAYANG dan MENCINTAI beliau
meskipun dengan berat hati kami semua harus berusaha ikhlas serta tabah dan berusaha istiqomah untuk melepas kepergian beliau, teriring untaian do'a dari semua keluarga serta iringan tasbih, tahmid dan dzikir dari semua handai tolan dan para mantan siswa (murid) nya
mengiringi dan melepas kepergian beliau untuk menghadap Sang Maha Pencipta dan Maha Segalanya ......
sekali lagi saya atas nama keluarga besar Almarhum, memohonkan maaf yang sebesar besarnya atas segala kekhilafan dan segala kesalahan almarhum semasa hidupnya.

Ucapan terima kasih juga saya sampaikan kepada teman teman KASTURI' 81, '82, '83, '84, '85, '86, '87, '88
Danar Rachmanto (bupati Wonogiri)
mas Djohni Nur Ashari
mas Eko Harry
mas H. Sri Wardoyo
dan tentunya semua pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu disini yang telah memberikan dukungan serta do'a dari sejak ayahanda dirawat di RS. Muhammadiyah Bandung sampai dengan dipanggilnya beliau bahkan sampai dengan mengantar ke tempat peristirahatan beliau yang terakhir TPU. Lung Manis Wonogiri.
kami hanya dapat mendo'akan semoga niat serta budi baek sahabat serta semuanya yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu disini mendapatkan balasan dari Allah dan dicatat sebagai amal ibadah yang shaleh ........ Amien

Ties. Setyaningsih said...

Kita semua merasa kehilangan guru kita ketika di SMP1 Wonogiri. Selamat Jalan Bapak Diarko...Kita semua akan selalu mengingat semua jasa beliau yang telah mendidik kita.Semoga Semua amal kebaikannya beliau semasa hidup dapat diterima oleh Allah SWT, dan semua kesalahannya dapat diampuniNYa.Amin